
Banyak yang bilang,
STOP PIRACY!
Namun kenyataannya itu sulit diberantas di negeri ini, mahluk hidup di
Gak tau ini ng-efek ato nggak, yang jelas komik strip ini salah satu bentuk kepedulian Magnity dalam memberantas atau mengurangi pembajakan liar (Halah..berlebihan banget).
Tapi intinya, apapun kondisinya, Pembajakan, pencurian materi (artikel, gambar, video, dsb.) memang menyebalkan.
Entah penulis sendiri sudah berapa juta kali melakukan tindakan ini (tuh, akhirnya ngaku juga). Tapi setelah sadar kalau karya kita sendiri yang diambil orang itu menyakitkan, akhirnya penulis sadar bahwa pembajakan itu memang sebuah kejahatan yang mungkin lebih kejam dari fitnah sekalipun. Banyak yang bilang, STOP PIRACY! Namun kenyataannya itu sulit diberantas di negeri ini, mahluk hidup di Gak tau ini ng-efek ato nggak, yang jelas komik strip ini salah satu bentuk kepedulian Magnity dalam memberantas atau mengurangi pembajakan liar (Halah..berlebihan banget). Tapi intinya, apapun kondisinya, Pembajakan, pencurian materi (artikel, gambar, video, dsb.) memang menyebalkan. Entah penulis sendiri sudah berapa juta kali melakukan tindakan ini (tuh, akhirnya ngaku juga). Tapi setelah sadar kalau karya kita sendiri yang diambil orang itu menyakitkan, akhirnya penulis sadar bahwa pembajakan itu memang sebuah kejahatan yang mungkin lebih kejam dari fitnah sekalipun. Namun, mungkin Anda yang telah melihat komikweb serupa seperti ini di sebuah blog orang lain mungkin juga akan berpikir. Kalau kenyataannya, komikweb seperti ini juga mungkin idenya adalah membajak ide orang lain. Mungkin benar juga. Kita tidak bisa mengelak kalau kenyataannya hadirnya komikweb seperti ini diinspirasi oleh sesuatu yang telah ada. Ehem, agak mulai berat nih pembicaraannya. Namun bagaimana pun, konsep awal yang diajukan Magnity dalam pembuatan blog/komikweb seperti ini, adalah jauh sebelum boomingnya komikweb-komikweb yang lain. Jadi bisa dibilang ini bukanlah sebuah pencontekan ide, melainkan lanjutan ide yang sempat tertahan beberapa waktu lalu. Kebetulan pihak lain membuat komikweb serupa, akhirnya Magnity pun tergugah untuk meneruskan kembali project tertundanya. Kurang lebih alasan logisnya seperti itu. Lalu siapa itu Magnity, ngomong-ngomong? Ng, Anu, gimana ya? Ternyata masih banyak yang belum kenal, toh? Gini, menurut sebagian orang sih, Magnity itu perkumpulan tukang ojek, eh anu bukan, ada yang nyeletuk ‘mungkin grup lawak’. Tuh, dari belakang juga kedengeran ada yang bilang, ‘kelompok sirkus’. Siaaal. Salah semua! Magnity gak sehina itu, kok. Kita emang kelompok komikus yang gak berbobot, belum punya kerjaan tetap, kehidupan pribadi yang berantakan, kesialan yang selalu menerpa, dan kenyataan hidup yang sulit dimengerti oleh siapapun termasuk diri kita sendiri. Tapi Magnity benar-benar tidak sehina itu, serius! Tapi semua memang harus dibuktikan. Ehem (lagi). Memang, pembuktian kembali menjadi persyaratan utama dari sebuah ucapan (kritis apa romantis nih?). Jadi sebelum kita dikenal orang, ataupun orang mengenal kita, bahkan sekalipun orang gak mau untuk kenal kita dan pura-pura gak tau tentang kita (Hiks hiks, menyedihkan banget). Kita akan terus berkarya! Semangat? Eh, Semangat!! Lalu, kenapa namanya Magnity, kok agak mirip2 nama boyband? Wah, klo ini idealis, masing-masing anggota Magnity (yang terdiri dari 6 orang ga bemutu, antara lain Astute, Noe, Hieru, Indra, Radith and Dian), mungkin bakal punya penafsiran dan makna kata yang berbeda-beda. Namun bagi penulis sendiri, Magnity merepresentasi MAGNETIC = Bersifat menempel, cocok dengan kita soalnya selalu nempel dimana-mana kaya cecak. Juga sejalan dengan idiom ‘Pelor’, baru nempel, langsung molor. MAGNIFICENT = Bukan berlebihan, tapi memang arti katanya, luar biasa. Baca deh di kamus kalo gak percaya. MAGNUM = Gak tau definisi tepatnya apa, tapi menurut Penulis, kata Magnum selalu identik dengan sebuah jenis pistol revolver yang mematikan. Pastinya hebat sih, soalnya namanya juga Magnum pembunuh zombi. Hiiii... Nah, menurut penulis, kata-kata inilah yang membangun kata Magnity menjadi sebuah nama yang berkesan agung dan mewah (duh, tolong jangan pada muntah dulu ya, tulisannya belum selesai soalnya). Dan akhirnya, semoga kata-kata itu memang benar mawakili setiap personal Magnity, hingga akhirnya dunia perwayangan tahu, siapa dan apa Magnity itu sebenarnya. Kalu masih bingung, baca lagi 5-10 paragraf diatas. Mudah-mudahan semakin paham. Haah?!! Masih belum mengerti juga? Sambung artikel berikutnya deh...
Post a Comment