GEBETAN SUDAH
Pernah punya masalah ketika menyukai seorang cewek/cowok tapi yang kita sukai itu sudah ada yang punya?
Apa yang kamu akan lakukan? Maju terus pantang mundur atau menyerah pada keadaan?
Ini pilihannya:
Tetap Berjuang!
Ini pilihan yang beresiko, namun menandakan bahwa Anda orangnya positif dan pantang menyerah pada keadaan, walaupun mungkin harus sedikit mengandalkan keberuntungan. Memilih untuk terus berjuang berarti harus siap dengan segala resiko dan konsekuensinya. Tapi ingat, cinta sejati memang butuh banyak pengorbanan. Jika ini pilihan yang kamu ambil, maka saat itu juga kamu harus sudah siap di cap sebagai ‘tukang rebut pacar orang’ atau ‘cowok/cewek pengganggu’.
Jika kamu siap berjuang, berhati-hatilah terhadap orang-orang dibawah ini:
- Pacarnya
Ini hal yang tersulit, hal pertama yang bisa dilakukan adalah sebisa mungkin hindari ucapan dan tingkah laku yang mencerminkan kita sedang menyukai gebetan kita di depan pacarnya. Mungkin saat itu kamu lebih baik bila bersikap lebih cuek atau tenang menghadapi mereka (gebetan dan pacarnya). Solusinya, catat dalam benak kamu, apa perbedaan pacarnya dengan kamu, atau kelebihan apa yang kamu punya namun pacar gebetan kamu tidak punya, begitupun sebaliknya. Cari kesempatan yang baik untuk menunjukkan kelebihan yang sama yang dimiliki pacarnya kepada gebetan kamu, lebih bagus lagi kalau kamu bisa menampilkan kelebihan yang tidak dimiliki pacar gebetan kamu, itu akan menjadi nilai lebih kamu nantinya. Percaya bahwa kamu juga pantas menggantikan dan ‘menjungkirbalikkan’ pacar gebetan kamu itu. Namun tetap berpikir sewajarnya, jangan kelewat bernafsu (berlebihan), itu hanya akan mengacaukan keadaan saja.
- Teman se-genk gebetan
Semua informasi memang bisa diperoleh dengan mudah dari teman-teman si gebetan. Namun ingat, itu jika dalam keadaan mereka mendukung kamu. Jika mereka tidak suka kamu mengganggu kelangsungan hidup temannya itu (gebetan kamu) yang jelas-jelas sedang dalam status taken, maka yang terjadi adalah sebaliknya, mereka akan lebih melindungi temannya dari kamu yang hanya sebagai pihak ‘pengganggu’. Jadi berhati-hatilah, lihat dulu keadaan yang ada seperti apa. Pintar-pintarlah masuk ke dalam dunia teman-temannya untuk mengambil hati mereka, sekaligus menunjukkan kalau kamu juga adalah orang yang baik.
- teman se-genk pacarnya
Ini terlalu jauh, bisa saja teman-teman se-genk pacarnya gebetan kamu tidak terlalu peduli akan kondisi ini, namun kalaupun kemungkinan itu ada, yang perlu kamu waspadai juga adalah kalau teman se-genk nya itu tidak tinggal diam jika tahu ada yang mengganggu kelangsungan hidup temannya. Mereka akan melakukan 1001 cara untuk membuat hidup kita sengsara! Jadi hati-hati lagi untuk hal ini.
- Teman kita sendiri
Pihak pertama yang paling menentang sikap kita untuk terus berjuang mendapatkan gebetan yang sudah berstatus taken bisa jadi malah teman kita sendiri. Namun ini dalam pengertian yang lebih positif, karena bisa jadi teman kita hanya ingin melindungi perasaan kita serta tidak ingin kita sakit hati atau kecewa. Namun, jika kamu tetap berkeras, maka ajaklah teman kamu berbicara dan jelaskan alasan mengapa kamu sebegitu ingin terus berjuang. Siapa tahu teman kamu malah bisa memberi bantuan ataupun sekedar nasehat/dukungan moril. Lumayan juga
Jika ini yang telah kamu putuskan, LAKUKANLAH jika kamu sebelumnya MEMANG sudah mendapatkan sinyal positif dari dia.
Perhatikan sebagian tanda dibawah ini yang mungkin bisa jadi sinyal hijau buat kamu:
- Kalian berdua pernah jalan bersama setidaknya 3 kali di muka umum tanpa dia merasa risih atau tertekan.
- Dia mulai sering membalas sms kamu dan menjawab telepon kamu. Lebih bagus lagi kalau dia yang menanyakan kabar kamu terlebih dahulu.
- Dia mulai sering terlihat tidak akur dengan pacarnya.
- Dia mulai berani berbicara/mengungkapkan soal perasaan serta sesuatu yang mengganjal dalam hatinya ke kamu.
Jika dari beberapa contoh diatas setidaknya ada 3 hal yang kamu anggap cocok, maka LAKUKANLAH.
Pilihan kedua:
Menyerah Saja!
Tenang saja, tidak akan ada yang menyalahkan kita jika memang harus mengambil keputusan ini. Ini juga pilihan yang cukup positif. Kita menyerah dalam artian masih bisa mencari lagi gebetan yang lain yang jelas-jelas masih berstatus ‘available’. Namun harus diingat, sekali kita mengambil keputusan ini, alangkah baiknya agar berkomitmen untuk memegang keputusan itu dan tidak untuk kemudian menyesalinya.
Hal yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan patah hati ketika pilihan ini yang diambil:
- Katakan keputusan untuk menyerah ini kepada teman-teman kamu. Bilang kepada mereka kalau kamu menyerah untuk mendapatkan gebetan kamu yang sudah punya pacar itu. Ini dimaksudkan agar jika tiba-tiba sifat linglung kamu datang dan ingin mendekati gebetan kamu lagi, kamu akan diingatkan oleh mereka serta menjaga kamu supaya tidak berbuat nekat.
- Usahakan untuk tidak bertemu dan bertatap muka (terlebih mengobrol) dengan gebetan kamu untuk beberapa lama. Mudah-mudahan dengan ini lambat laun kamu mampu melupakan apa yang sebelumnya pernah ada di dalam perasaan kamu.
- Ucapkan “Masih banyak cewek/cowok di dunia ini yang bisa dijadiin pacar!” setiap bangun tidur ataupun setiap kamu merasa kamu menjadi orang yang ‘kalah’. Mungkin dengan senantiasa mengingatkan diri seperti itu, maka kamu akan lebih bisa berpikir positif dalam melangkah ke depan.
- Cari gebetan baru lagi! Tapi usahakan yang statusnya memang sama-sama masih jomblo. Dengan begitu, otomatis pikiran dan fokus kita pun akan teralih dengan sendirinya.
Semoga bermanfaat!
Think Cleverer, Think ASTUTE!
(source:magazines)
November 13, 2015 at 5:10 AM
Mantap tips nya gan
November 13, 2015 at 5:11 AM
Mantaf
November 30, 2015 at 3:57 AM
mantap gan kunjungi jugak situs kami:
>> Kumpulan Berbagai Tips dan Trick Terbaru Terupdate
>> Kata mutiara cinta tak harus memiliki Terbaru
>> Tips Cara Ngobrol Asik Saat PDKT
>> Tips mengatasi perasaan galau
>> Cara Memuji Wanita Idaman
Post a Comment